Aku Korban Pleki
Haloo pembaca 21Tahun, namaku Diva,
umurku masih 15 tahun, saat ini aku masih SMU. Aku ingin berbagi pengalamanku yang
benar - benar nyata. Aku mulai saja
ceritanya.
Pada waktu bulan mei kemarin ada liburan
sekolah selama 2 minggu. Saat itu orang
tuaku sedang ada acara pesta di luar kota
yaitu perkawinan teman ayahku saat SMP.
Bulan Juni aku ada test Ulangan Umum Cawu
3, sehingga aku tidak boleh ikut ke pesta.
Aku di rumah sendirian bersama anjing
peliharaanku namanya pleki. Hari pertama
aku di rumah sendirian perasaanku biasa-
biasa saja.Pada hari ke 2, saat aku bangun
tidur aku rasanya males banget di rumah
(bete). Karena di rumah tidak ada
seorangpun, setelah selesai mandi aku tidak
mengenakan sehelai benang apapun karena
aku merasa males untuk pake baju, apalagi di
rumah sendirian. Nah, setelah mandi aku
memberi makan anjingku, aku memanggilnya
"pleki, pleki.." lalu dia datang menghampiriku
soalnya dia tahu kalau dia akan aku beri
makan, sambil menggonggong dia melihat
makanan yang sedang aku buatkan.
Pada saat dia jongkok entah kenapa aku
melihat batang kemaluannya yang besar
berwarna merah menjulur keluar dari
sarungnya. Tiba- tiba birahiku naik dan
kutaruh makanannya di lantai, lalu aku
masuk ke kamarku dan masturbasi sambil
membayangkan seandainya aku
berhubunganungan seks dengan pleki.
Pada saat aku sedang terbaring di ranjang
sambil meremas payudaraku, pleki datang
dan menggonggong meminta makan lagi, aku
lalu mengambil mentega dan kembali
berbaring di ranjangku lagi sambil
mengoleskannya pada bibir vagina ku yang
sudah basah. Lalu aku menyuruhnya
menjilatnya, pleki pun datang dan menjilati
mentega yang aku oleskan, sehingga aku
klimaks.
Setelah dia selesai menjilat mentega yang
bercampur cairan kewanitaanku, dia ingin
keluar dari kamarku, tetapi aku cepat-
cepat menutup pintu kamarku sehingga dia
tidak bisa keluar. Lalu aku bergaya doggi
style dan menarik pleki yang berbadan besar
ke punggungku, aku menggesek - gesekan
kemaluanku ke kemaluannya. Dia pun
mengerti apa yang diinginkan majikannya, lalu
dia mencoba menucukan batang kemaluannya
ke vaginaku. Karena gagal masuk, lalu aku
membantu memasukannya,
Setelah masuk ah..ah..ah. Rasa perih karena
kemaluanya yang besar bercampur rasa geli
membuatku nikmat, lalu setelah beberapa
saat aku merasa ada cairan hangat yang
menyembur dalam liang vaginaku. Akhirnya
aku klimaks dan rasanya benar nikmat,
tetapi saat klimaks kemaluan pleki masih
tertanam dalam kemaluanku yang basah,
karena kemaluannya yang membesar seperti
kacang yang besar sehingga tidak dapat
keluar. Aku dan pleki bergesek-gesekan
pantat.
Setelah selesai aku mandi dan membersihkan
tubuhku, sedangkan pleki menjilati
kemaluannya yang basah karena cairanku.
Saat ini aku masih sering melakukan
hubungan seks dengan anjingku saat aku
sendirian di rumah.