Tapi dengan cowok ku yang ke empat ini aku melakukan unutk pertama
kali kita berpacaran baru 3 bulan kami saling mengenal karena kita satu
kampus saat aku sedang horny aku melakukan ciuman di dalam bus saat itu
kita dalam perjalanan tour ke lampung dan Palembang, kami melakukan di
bangku belakang sendiri karena suasana saat itu orang orang sudah
tertidur pulas kami asik berciuman dan memegang alat kelamin masing
masing.
Peristiwa itu terjadi saat 3 minggu saat kami tidak bertemu karena
waktu itu liburan kampus kita berbeda kota cowokku tinggal di bandung ,
kami berjanjian di salah satu tempat makan yang enak dibuat untuk
bermesraan, kita akhirnya bertemu dan memlilih tempat duduk yang
tempatnya agak tersembunyi supaya bisa melakukan kegiatan yang bebas,
langsung saja cowokku yang kangen memelukku, aku pura pura tidur di meja
agar bisa menutupi tangannya yang meremas toketku.
Ahhh sungguh nikmat sekali rasanya kangen diginiin ama kamu sayang,,
aku juga tak tinggal diam aku pegang penisnya dan ternyata sudah tegang
duluan adegan ini tidak berlangsung lama kira kira 15 menitan karena
hidangan yang kami pesan sudah datang dan harus dimakan.
Selesainya kita makan kami mengobrol ngobrol kecil tak taunya dalam
obrolan itu cowokku mengajakku maen ke kost kakak angkatnya, sungguh
hatiku sangat senang katanya kakak angkatnya mau pergi jadi cowokku ijin
menggunakan kamarnya berarti kita bisa bebas berciuman dan berpelukan
dan tidak berpikiran untuk bercinta.
Sesampainya kami di kostan kakaknya, kami ikut menemani kakak itu
menonton sebentar. Karena rupanya dia baru akan pergi sekitar sejam
lagi. aku sempat kesal karena berarti aku dan cowokku belum bebas.
Tapi memang namanya nafsu, cowokku bisa saja mengambil kesempatan
dalam kesempitan. Sewaktu kakak asik menonton teve, kami yang duduk
dibelakangnya (aku tiduran dipangkuan cowokku) mulai asik berciuman.
Kembali tangan cowokku meremas toketku.
Aku mulai merasa terangsang yang amat sangat. Tanpa kuharapkan,
tangan cowokku mulai masuk ke dalam celanaku. Untuk aku mengenakan
celana pendek yang tidak terlalu ketat, sehingga tangan cowokku dapat
masuk ke selangkanganku dengan mudahnya.
Kami asyik bercumbu sampai aku benar2 tidak bisa menahan lagi.
akhirnya dengan alasan panas, cowokku mengajakku ke teras kamar
kostannya. Kami duduk di kursi yang tidak akan terlihat dari dalam
kamar. Lalu kami mulai berciuman dan kali ini aku gantian meremas
penisnya dengan penuh nafsu.
Cowokku juga ngobel memekku dengan penuh nafsu. Entah setan dari mana
datang ke dalam diri cowokku, lalu kami ke kamar mandi. Sialnya, kamar
mandi yang ada di kostan itu ternyata kamar mandi bersama.
Jadi ada kemungkinan bila kami di dalam, akan ketahuan. Tapi rupanya
keadaan kostan hari itu sedang sepi sekali. Jadi kami bisa bebas
menggunakannya. Begitu di dalam kamar mandi, cowokku yang sduah horny
banget langsung membuka sweaterku dan celana pendekku.
Dia juga langsung membuka kaosnya juga celana pendeknya. Sekarang
kami hanya mengenakan pakaian dalam. Aku masih menggunakan tanktop. Dia
langsung mengulum toketku dengan penuh nafsu. Di isapnya sampai puas
toketku.
Bahkan sampai berbekas. Aku mulai mengerang nikmat ketika dia
menghisap toketku dengan keras. Sementara aku belum melakukan apapun
karena merasa nikmatnya. Cowokku menarik tanganku hingga ke penisnya.
Akupun
meremas-remasnya dengan nafsu. Dia juga mengerang nikmat. Dan erangannya
mulai membuat nafsuku semakin meningkat. Dia mulai mencium bibirku
dengan ganas. Jujur ini merupakan ciumanku yang terganas selama pacaran
dengannya.
Dia juga memasukkan lidahnya dengan liar ke dalam mulutku. Kami asik
berciuman sambil tanganku mengocok-ngocok penisnya dan tangannya meremas
kedua toketku dengan kencang. Sambil sesekali memainkan putingnya.
Bibirnya turun menuruni leherku dan membuat bekas cupang di leherku.
Untung saja rambutku panjang sehingga dengan mudah dapat kututupi bila
keluar dari kamar mandi nanti. Bibirnya mulai menyusuri toketku dan
kembali mengulum puting susuku yang sudah mulai menegang.
Sementara tanganku masih saja mengocok penisnya. Kami terus
mengerang. Memang saat itu kami belum berani untuk melakukan oral seks,
karena aku masih merasa jijik. Lagipula ini terasa spontan sekali.
Aku terus mengocok2 penisnya. Sesekali cowokku sengaja melepas
penisnya dari tanganku dasn verusaha memasukkan ke dalam memekku yang
becek. Tapi susah karena aku berdiri bersandar pada tembok.
Akhirnya dia hanya menggesek-gesekkan penisnya di memekku juga
perutku. Sambil aku terus mengocokknya. Dia kembali menciumi toketku
juga perutku sambil memainkan memekku yang semakin becek
Akhirnya aku berinisiatif untuk memasukkan penisnya ke dalam memekku
karena aku sudah sangat bernafsu. Akhirnyaa aku menyuruhnya duduk di
closet agar aku dapat naik ke pangkuannya. Berhasil.
Memekku
hampir masuk, namun posisi kami tidak nyaman. akhirnya aku naik ke
pinggiran bak mandi yang cukup besar itu. Dalam posisi berdiri cowokku
memasukkan penisnya ke memekku. Dia berusaha sekuat mungkin.
Dan aku mencoba untuk menahan rintihan kesakitannku. “Aaakh, Yan.. “,
desahku lirih. Aku merasakan sakit yang amat sangat karena ini pertama
kalinya aku ml. Akhirnya, “bless..” penisnya berhasil masuk ke dalam
memekku.
Cowokku mulai bergerak maju mundur mendorong penisnya agar keluar masuk memeku.
“Akh…akh… terus, Yan.. akh..”, perlahan rasa sakit itu mulai berkurang berganti dengan kenikmatan.
Desahanku semakin kencang seiring semakin kencangnya dorongan penis cowokku.
“akh,, mmm… yes.. enak banget sayang..”, kata cowokku pelan. Diciumnya bibirku lagi, lalu dijilatnya telingaku.
Begitulah caranya membuatku semakin terangsang. Rupanya memekku semakin becek. Diapun semakin lancar mendorong penisnya.”
Memek kamu kenceng banget sayang. Aku mau keluar nih.
”Aku yang panik langsung mendorong tubuhnya yang memelukku. Aku takut dia akan mengeluarkan spermanya di dalam memekku.
“Kenapa?”,tanyanya heran.
“Udahan yah? Aku takut kebablasan..”, saat itulah aku melihat sebercak darah di penisnya.
Rupanya selaput daraku sudah robek. Aku sudah tidak perawan lagi
karenanya. Aku sempat bersedih tapi nikmat yang kurasakan malah
membuatku jadi kembali bernafsu.
Aku memasukkan penisnya lagi dan aku juga mencoba untuk bergoyang
maju mundur. Kami sama-sama melakukannya sampai akhirnya aku merasa
ingin pipis.
“Aaaaakh.” Aku tidak sempat mengeluarkan penis cowokku dari memekku. Rupanya aku orgasme dan banyak sekali.
Aku merasa gemetaran yang amat sangat dan ngilu sekali di memekku.
Tapi aku merasakan nikmatnya. Apalagi cowokku sempat tiba-tiba
mendorong-dorong penisnya cepat dan kencang sehingga aku tambah merintih
ngilu.
”Akh..akh.. mmm…aaaaakh…” Cowokku tiba-tiba menarik keluar penisnya dan mengeluarkan spermanya di closet. Muncrat banyak sekali
“aaaaaaakh……….” desah cowokku panjang. Dan diapun terkulai lemas di
tembok. Aku juga merasakan hal yang sama. Cowokku menciumku sayang lalu
menyuruhku untuk membersihkan diri lalu berpakaian.
Setelah
selesai kami keluar dari kamar mandi dan duduk kembali di bangku teras
tadi. rupanya kakak sedang menunggu karena ingin menggunakan kamar
mandi. Aku sempat khawatir aksi kami akan ketahuan.
Tapi cowokku menenangkannku. Selagi kakak mandi, kami kembali
bercumbu di dalam kamar. Tapi tidak sampai berlanjut melakukan hubungan
seks lagi. Ketika kakak selesai berkemas, sayang sekali kami tidak
sempat melanjutkan permainan kami di kamar.